“Pembatalan Sponsor PestaPora 2025 oleh PTFI Disorot Literasi Anak Papua”

“Pembatalan Sponsor PestaPora 2025 oleh PTFI Disorot Literasi Anak Papua”

Presiden Literasi Anak Papua: “Berhenti Hamburkan Uang untuk Hura-hura di Atas Penderitaan Orang Papua”

Manokwari , 8 September 2025 – Presiden Literasi Anak Papua menyampaikan sikap tegas terkait pembatalan kerjasama sponsor antara PestaPora 2025 dan PT Freeport Indonesia.

Menurut Presiden Literasi Anak Papua, setiap pebisnis atau perusahaan yang beroperasi di atas tanah Papua tidak seharusnya menghamburkan dana untuk kegiatan seremonial atau hiburan semata, sementara masyarakat Papua masih menghadapi kesenjangan pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan.

“Anak-anak Papua lebih membutuhkan buku daripada baliho sponsor, lebih membutuhkan ruang belajar daripada panggung hiburan sesaat. Jangan biarkan uang besar terus berputar di luar jangkauan mereka,” tegasnya.

Pembatalan sponsor Freeport oleh pihak PestaPora diapresiasi sebagai langkah yang tepat. Namun, Presiden Literasi Anak Papua menekankan bahwa peristiwa ini harus menjadi evaluasi serius bagi seluruh investor di Papua.

Ia juga mendorong agar perusahaan besar yang beroperasi di Papua lebih mengutamakan program nyata yang berpihak pada rakyat Papua, khususnya dalam bidang literasi, pendidikan, dan pengembangan generasi muda.

“Papua tidak membutuhkan hura-hura di atas luka. Papua butuh keadilan, ilmu pengetahuan, dan masa depan yang layak untuk anak-anaknya,” tutupnya.  Muhammad  Ridwan Kambori.